Dormatekno.com — Kamu udah lihat Tier List Cooler Gaming di Coolergaming.com, tapi masih bingung milih cooler yang “pas” buat panas HP kamu? Ini panduan simpel biar gak salah beli.
1) Ukur dulu panas HP kamu (jangan tebak-tebakan)
- Pilih 2 game: yang paling ringan & yang paling berat yang sering kamu mainkan.
- Mainkan masing-masing 20–30 menit.
- Ukur suhu bodi HP (bagian belakang) pakai thermogun. Catat angka tertingginya.
Gak punya thermogun? Beli di sini (murah & cukup akurat).
Alternatif (kalau terpaksa): pakai app monitoring suhu (misalnya AnTuTu Benchmark dengan monitoring suhu aktif (pantau suhu baterainya), Thermal Monitor vs Themperature, atau aplikasi thermal monitor lain). Angka dari app bisa jadi acuan, tapi thermogun tetap paling enak & konsisten.
2) Cara baca label “Suhu Bodi HP”
Intinya: samakan pilihan cooler dengan suhu bodi HP kamu saat gaming. Kalau suhu HP kamu 47°C, jangan ambil yang di 45°C sudah 🟡/🚫.
3) Pilih cooler berdasarkan suhu bodi HP kamu
Kalau udah tahu temperatur bodi hp kalian selama bermain game sekarang saatnya memilih cooler-nya. Intinya, cocokin temperatur bodi hp kalian pas main game tadi (tanpa cooler) dengan label yang ada di bawah.
Makin “banyak” label yang masih ✅ artinya range pendinginanya makin luas, makin aman buat sesi gaming panjang dan makin cocok juga buat segala level panas.
Kalau HP kamu sering nyentuh 50–55°C, ini kelas yang paling aman. Tapi tetap aman juga untuk temperatur di bawahnya.
Ideal buat HP yang biasanya panas di 40–50°C. 55°C masih bisa, tapi udah mepet.
Oke sampai 50°C tapi kalau HP kamu sering 55°C, lewatin ini.
Range agak “aneh”: bukan buat 40°C, tapi masih oke di 45–50°C dan pas-pasan buat 55°C.
Cocok buat HP yang suhunya di 40–45°C saat gaming. Kalau udah 50°C ke atas, pilih yang speknya lebih tinggi.
Paling ideal buat 45°C, tapi bukan buat HP yang panasnya tinggi.
Kalau HP kamu sudah 50°C, jangan ambil kategori ini. Gak banyak membantu, coolernya bisa kualahan bahkan cepet rusak.
Buat HP yang relatif adem. Kalau udah 45°C udah berat, mending cari kategori di atas.
Tips kalau main lebih dari 1 game
Kalau kamu main beberapa game dan panasnya beda jauh, ambil patokan dari yang paling panas. Pilih cooler dengan range pendinginan lebih luas biar aman untuk semua skenario.
Contoh: Game A bikin HP sekitar 42°C, game B bikin HP 47°C. Berarti kamu masuknya range 45–50°C. Pilih dari kategori yang 50°C masih ✅ (misalnya mulai dari Funcooler C10, Funcooler X100, dst sampai Flydigi B6X/B6 atau Oneplus 27W). Habis itu tinggal pilih berdasarkan fitur, model, dan kenyamanan.
Dengan cooler yang tepat, pendinginan lebih optimal, dan umur cooler juga cenderung lebih awet.
Masih bingung? Tanya aja.
Tanya di sini (X)DISCLAIMER: WAJIB DIBACA (klik/tap untuk baca)
- Berlaku di suhu ruangan normal tanpa AC (±30°C). Kalau ruangan ber-AC, hasilnya bisa lebih bagus.
- Target rekomendasi ini: bantu jaga suhu smartphone di kisaran 40°C atau kurang. Kalau kamu ngejar device sampai 35°C, pilih kategori rekomendasi yang lebih tinggi.
- Hasil bisa beda tiap HP, terutama yang passive cooling-nya buruk. Untuk kasus ini, disarankan pakai heatsink tambahan.
- Back cover yang sudah longgar/ga rapat: biasanya lebih cocok pakai tipe cooler jepit biar nempel maksimal.
- Smartphone dengan posisi motherboard di tengah (contoh: ROG Phone) wajib ukur pakai thermogun.
- Daftar rekomendasi akan terus di-update.
Q&A (klik/tap untuk baca)
Q: Kenapa yang diukur suhu bodi HP, bukan chipset?
A: Karena suhu chipset dan suhu bodi itu nyambung. Makin panas chipset, umumnya bodi ikut panas. Bodi adalah “lapisan luar” dari sistem passive cooling smartphone (bahkan di HP yang punya active cooling sekalipun).
Dan berlaku sebaliknya: kalau bodi didinginkan, suhu di area motherboard juga lebih terkontrol, jadi risiko overheating dan throttling ikut turun.
Q: Apakah cooler eksternal bisa menurunkan suhu chipset?
A: Tidak selalu. Terutama pada HP dengan passive cooling yang buruk, ada cooler yang efeknya minim ke chipset. Di beberapa kasus, heatsink tambahan bisa bantu transfer panas supaya cooler lebih efektif.
Q: “Takut HP kedinginan, min.”
A: Justru itu alasan panduan ini dibuat: biar kamu gak salah pilih. Kalau panas HP kamu di kisaran 43°C, jangan pilih cooler di label seperti: "±40°C🚫, ±45°C✅, ±50°C✅, ±55°C🟡".
Pilih yang lebih cocok, misalnya: "±40°C✅, ±45°C🟡, ±50°C🚫, ±55°C🚫" atau lebih aman lagi: "±40°C✅, ±45°C✅, ±50°C🚫, ±55°C🚫" dan seterusnya.
Q: Min, saya udah beli cooler tapi HP jadi terlalu dingin.
A: Kalau coolernya bisa diatur levelnya, turunin levelnya. Kalau gak bisa, pakai case silikon buat “nahan” efek dingin. Bahan dan ketebalan case ngaruh banget ke hambatan pendinginan.
Q: Apa yang terjadi kalau saya pakai cooler di bawah label padahal suhu HP saya lebih tinggi?
A: HP masih bakal terasa panas (apalagi sesi lama). Coolernya juga berpotensi kerja terlalu berat karena menyerap panas kebanyakan, dan kalau dipaksa terus bisa bikin performa drop atau mempercepat wear komponen cooler.
Kalau ada yang mau ditanyakan, komentar di bawah juga boleh. 👇
Info Cooler dengan baterai agar bisa di bawah keluar rumah,kalo di dalam rumah ga keluar bisa sambil di colok kabel.
BalasHapusSL14. Atau beli aja C60 plus Powerbank
Hapusinfokan cooler untuk ip 15 basic yg main pubg dong min, gkda ac
BalasHapusTH16 Pro AI. Tapi tetap ikuti cara di atas aja biar gak salah. Beda game beda temperaturnya meskipun hp sama.
HapusRekomen cooler buat nubia neo 2 budget 250-300an
BalasHapusTetap ikuti cara di atas aja biar gak salah. Beda game beda temperaturnya meskipun hp sama.
HapusMin, misalkan kita main game 30 menit trus suhu naik menjadi 40°c , kita pasang cooler sampai suhu turun ke 35 - 30°c , biar tidak berembun, haruskah kita melepasnya pada suhu kurang lebih 30an derajat?, Mohon maaf kalau tidak jelas
BalasHapusSuhu 30°C ga bakal berembun, jadi gausah dilepas. Kalau khawatir bisa beli cooler yang smart, biasanya merk-merk terkenal seperti Black Shark dan Flydigi.
HapusDi Indonesia (iklim tropis), titik embun rata-rata berada di kisaran 22°C–25°C. Karena suhu HP Anda stabil di 30°C (masih di atas suhu titik embun), maka (jika ada) uap air di dalam mesin tidak akan berubah menjadi cair.
Bang rekomen cooler untuk Poco f7
BalasHapusTetap ikuti cara di atas aja biar gak salah. Beda game beda temperaturnya meskipun hp sama
HapusCara tau suhu body hp gimana selain pake thermogun? Apa harus beli thermogun dulu? Lumayan soalnya harganya
BalasHapusAlternatif (kalau terpaksa): pakai app monitoring suhu (misalnya AnTuTu Benchmark dengan monitoring suhu aktif (pantau suhu baterainya), Thermal Monitor vs Themperature, atau aplikasi thermal monitor lain). Angka dari app bisa jadi acuan, tapi thermogun tetap paling enak & konsisten.
HapusTh16 pro ai tahan suhu berapa °C?
BalasHapusSampai 45
Hapus