Qualcomm Lirik Samsung Lagi? Produksi Chip 2nm Sedang Dibahas

Ilustrasi kerjasama Samsung Foundry dan Qualcomm

Kabar mengejutkan datang dari industri teknologi, di mana Qualcomm could return to Samsung for its 2nm chip production. Setelah sempat berpisah jalan beberapa tahun terakhir, kedua raksasa teknologi ini dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan untuk bekerjasama kembali dalam pembuatan prosesor generasi terbaru.

Bagi kamu yang mengikuti perkembangan chipset smartphone, ini adalah berita besar karena menyangkut "otak" dari HP flagship masa depan. Berikut adalah ringkasan fakta kuncinya:

  • Status Pembicaraan: CEO Qualcomm, Cristiano Amon, telah memberikan komentar mengenai adanya pembicaraan dengan Samsung untuk produksi chip 2nm.
  • Kesiapan Desain: Laporan menyebutkan bahwa desain chip 2nm Qualcomm sebenarnya sudah selesai dan siap diproduksi.
  • Momentum Samsung: Samsung Foundry baru saja mendapatkan kontrak besar senilai $16.5 Miliar dari Tesla.

Qualcomm dan Samsung: Sinyal "Rujuk" Kembali Menguat

Menurut laporan terbaru, Qualcomm sedang mempertimbangkan secara serius untuk kembali menggunakan jasa Samsung Foundry. Berdasarkan informasi yang dikutip dari GSMArena dan Digitimes, CEO Qualcomm Cristiano Amon telah mengonfirmasi adanya diskusi dengan pihak Samsung terkait produksi chip dengan teknologi fabrikasi 2nm.

Lebih lanjut, sumber yang mengetahui masalah ini menyebutkan bahwa Qualcomm sebenarnya sudah menyelesaikan tahap desain untuk chip 2nm mereka. Artinya, perusahaan tersebut kini berada dalam posisi siap untuk memulai produksi massal, tinggal menentukan siapa yang akan mencetaknya.

Belajar dari Masa Lalu: Mengapa Sempat Berpisah?

Kerjasama antara Qualcomm dan Samsung bukanlah hal baru, namun sempat terhenti karena beberapa kendala teknis. Terakhir kali Samsung memproduksi chip desain Qualcomm adalah pada tahun 2022, saat peluncuran Snapdragon 8 Gen 1.

Sayangnya, produk tersebut menuai banyak kritik. Menurut data historis, chip tersebut mengalami masalah isu panas (thermal issues) yang cukup signifikan. Selain itu, dilaporkan bahwa tingkat keberhasilan produksi (yield) dari Samsung Foundry saat itu tidak memenuhi standar yang diinginkan oleh Qualcomm. Inilah yang memicu Qualcomm beralih ke pabrikan lain setelahnya.

Kepercayaan Kembali Tumbuh?

Meskipun memiliki catatan masa lalu yang kurang mulus, tampaknya Samsung Foundry mulai memperbaiki reputasinya. Salah satu bukti kuat pemulihan kepercayaan industri terhadap Samsung adalah kesepakatan besar yang baru saja terjadi.

Menurut laporan Forbes, Tesla telah menandatangani kesepakatan senilai $16.5 Miliar dengan Samsung. Kerjasama ini bertujuan untuk memproduksi chip high-end yang dikhususkan untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI). Kesepakatan dengan nama besar seperti Tesla ini mungkin menjadi salah satu faktor yang membuat Qualcomm mempertimbangkan untuk kembali.

Chip Apa yang Akan Diproduksi?

Hingga saat ini, belum ada kepastian 100% mengenai nama seri chip yang akan diproduksi oleh Samsung. Spekulasi yang beredar menyebutkan potensi penggunaan nama Snapdragon 8 Elite Gen 6, namun hal ini masih belum jelas.

Fokus utama saat ini adalah pada teknologi proses "2nm". Jika kesepakatan ini terwujud, ini akan menjadi langkah besar bagi Samsung dalam persaingan teknologi fabrikasi semikonduktor tingkat lanjut.

Sumber Referensi

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apakah Qualcomm sudah resmi bekerjasama dengan Samsung untuk chip 2nm?
Belum ada pengumuman final. Saat ini statusnya masih dalam tahap pembicaraan antara CEO Qualcomm dan Samsung, meskipun desain chip dilaporkan sudah selesai.

2. Mengapa Qualcomm dulu berhenti menggunakan Samsung?
Pada tahun 2022 (era Snapdragon 8 Gen 1), terdapat masalah isu panas (thermal) dan tingkat keberhasilan produksi (yield) yang dianggap tidak memenuhi standar Qualcomm.

3. Chip apa yang terakhir kali dibuat Samsung untuk Qualcomm?
Chip terakhir yang diproduksi Samsung untuk Qualcomm adalah Snapdragon 8 Gen 1 pada tahun 2022.

Muhamad Arip

Superhero-mu | follow @aripcage

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda!