Bocoran masif baru saja menimpa lini flagship Motorola yang akan datang. Evan Blass, leaker veteran yang rekam jejaknya jarang meleset, baru saja membeberkan spesifikasi lengkap dari Motorola Signature. Jika data ini akurat, Motorola tidak hanya sekadar merilis ponsel baru, tetapi sedang berusaha mengubah persepsi pasar—terutama soal dukungan perangkat lunak.
Sorotan utamanya bukan hanya pada chipset beast yang digunakannya, melainkan komitmen update OS hingga 7 tahun. Sebuah langkah berani yang akhirnya mensejajarkan Motorola dengan pemain besar seperti Google dan Samsung.
Layar Extreme AMOLED dengan Kecerahan Gila-gilaan
Sektor visual Motorola Signature terlihat sangat agresif di atas kertas. Perangkat ini dikabarkan mengusung panel 6.8 inci Extreme AMOLED dengan resolusi 1.5K (2780 x 1264 piksel) dan kerapatan piksel 446ppi. Namun, angka yang paling mencolok adalah klaim peak brightness yang mencapai 6.200 nits.
Untuk kebutuhan multimedia dan gaming, layar ini sudah mendukung Dolby Vision, HDR10+, dan refresh rate hingga 165Hz—angka yang biasanya hanya kita temukan di ponsel gaming spesifik. Keamanan layar dipercayakan pada Gorilla Glass Victus 2, lengkap dengan sensor sidik jari di dalam layar.
Dapur Pacu: Debut Snapdragon 8 Gen 5?
Menurut bocoran Blass, Motorola Signature akan ditenagai oleh Snapdragon 8 Gen 5. Ini mengindikasikan bahwa perangkat ini adalah flagship masa depan (kemungkinan akhir 2025 atau awal 2026) yang siap menetapkan standar performa baru.
- RAM: Opsi 12GB atau 16GB (LPDDR5x).
- Penyimpanan: Mulai dari 256GB hingga 1TB (UFS 4.1).
- Baterai: Kapasitas 5.200mAh.
- Charging: 90W TurboPower (kabel), 50W wireless, dan dukungan reverse charging.
Kabar baiknya, Motorola tampaknya masih mempertahankan tradisi menyertakan kepala charger di dalam paket penjualan retail. Sebuah nilai plus di tengah tren "kotak tipis" saat ini.
Revolusi Software: 7 Tahun Update OS
Ini adalah bagian yang paling krusial. Selama ini, kelemahan utama flagship Motorola adalah dukungan update yang pendek dan lambat. Bocoran ini menyebutkan bahwa Motorola Signature akan menjadi ponsel pertama perusahaan yang mendapatkan jaminan update OS dan security patch selama 7 tahun.
Ponsel ini akan langsung hadir dengan Android 16 (berlapis antarmuka Hello UX), memastikan pengguna mendapatkan fitur software terkini sejak hari pertama.
Insight: Perubahan Strategi Motorola
Langkah memberikan update 7 tahun adalah "game changer" mutlak bagi Motorola. Selama ini, spesifikasi hardware Motorola seringkali gahar (layar 144Hz/165Hz sudah lama mereka adopsi), tapi jatuh di nilai jual jangka panjang karena support software yang minim. Dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan garansi update 7 tahun, Motorola Signature bukan lagi sekadar alternatif, tapi kandidat kuat penantang Galaxy S-Series di segmen premium.
Kamera: Triple 50MP Sony Setup
Motorola tidak main-main di sektor fotografi dengan membenamkan sensor 50MP di semua lensa belakang, ditambah kemampuan perekaman video hingga 8K Dolby Vision.
| Lensa | Spesifikasi Sensor | Fitur Utama |
|---|---|---|
| Utama (Wide) | 50MP Sony LYT-828 | OIS, Dolby Vision support |
| Ultra-wide | 50MP | Autofocus (kemungkinan untuk Makro) |
| Telephoto | 50MP Sony LYT-600 | Periscope, 3x Optical Zoom, 100x Digital Zoom |
| Selfie | 50MP Sony LYT-500 | High resolution front camera |
Durabilitas dan Konektivitas
Secara fisik, Motorola Signature dibangun dengan frame aluminium dan bodi yang memenuhi standar militer MIL-STD-810. Ketahanan terhadap elemen lingkungan dijamin dengan rating ganda IP68/69, yang berarti ia tahan debu dan semprotan air tekanan tinggi.
Meskipun membawa baterai besar dan spesifikasi monster, dimensinya tetap terjaga cukup tipis di 6.99mm dengan berat sekitar 186 gram. Fitur konektivitas modern seperti Wi-Fi 7 (802.11ax disebut dalam sumber, namun dengan SD8 Gen 5 seharusnya mendukung standar lebih baru, kita ikuti sumber leak), Bluetooth 6.0, eSIM, dan USB-C sudah tersedia.
Ponsel ini dijadwalkan meluncur di berbagai pasar global, termasuk India. Belum ada info resmi mengenai harga, namun dengan spesifikasi "rata kanan" seperti ini, jangan berharap harganya akan murah.